Ingin Punya Anak Laki-Laki atau Perempuan??

Bagi para pasangan suami istri yang baru menikah, dan/atau yang merencanakan memiliki anak, kadangkala timbulkeinginan untuk memiliki anak laki-laki atau perempuan. Sesungguhnya penentuan jenis kelamin anak paling tepat hanya dapat dilakukan menggunakan IVF (In Vitro Fertilization) alias bayi tabung.

Dengan metode itu, dapat dilakukan washing sperm (sperma di cuci) sehingga dapat dipisahkan mana sperma X dan mana sperma Y, yang pada akhirnya bisa menentukan jenis kelamin si anak. Jenis kelamin ditentukan oleh kromosom seks, yakni XX atau XY. Bila ovum yang mengandung X bertemu dengan sperma X, maka tentunya keturunan yang dihasilkan adalah XX alias perempuan. Begitu pula dengan XY yang berarti berjenis kelamin laki-laki.

Nah dari penejelasan di atas, maka ada dua tipe sel sperma. Yakni sel sperma X dan sperma Y. Kedua sel ini memiliki perbedaan, dimana sel sperma X bergerak lebih lambat, namun lebih tahan akan suasana asam, serta memiliki ketahanan hidup lebih besar daripada si sperma Y. Jadi ini bisa menjadi faktor penentu juga dalam jenis kelamin anak. Dari sisi ibu, kondisi vagina normal adalah sangat asam, yakni memiliki tingkat keasaman (pH) 3,8 sampai 4,5.

Namun, jangan ada juga perempuan tertentu yang secara genetis memiliki tingkat keasaman sedikit lebih basa. Untuk mengetahui tingkat keasaman vagina, banyak sekali alat2 penentu keasaman yang dijual di apotik, anda bisa mengetahuinya sendiri.

Nah, karena memang sangat asam, maka sperma X jelas memiliki keuntungan lebih, dan pada akhirnya hal ini menjadi salah satu alasan kenapa di dunia lebih banyak perempuan daripada laki-laki…. Dari pembahasan di atas, mari kita sedikit berandai-andai…. Ovum dikeluarkan sekitar hari ke 14 siklus menstruasi (alias kurang lebih dua minggu sebelum menstruasi berikutnya). Nah, jadi jika anda ingin memiliki anak perempuan, maka ingat bahwa sperma X merupakan sperma yang tahan lama dan tahan asam. Sehingga anda dapat berhubungan sehari atau dua hari dari perkiraan tanggal keluarnya ovum.

Harapannya, para sperma X dapat menunggu ovum satu hari, sedang para sperma Y sudah mati karena memang tidak bertahan lama. Sebaliknya, sperma Y merupakan sperma yang berjalan cepat (ngebut…), maka bila anda ingin memiliki anak laki-laki, cobalah berhubungan pas pada saat perkiraan keluarnya ovum (ovulasi). Ditambah anda dapat mencoba mengurangi keasaman vagina… Caranya dengan melakukan foreplay, sehingga terjadi lubrikasi pada vagina yang harapannya akan mengurangi keasaman, sehingga memberi peluang pada sperma Y (tentunya, semakin banyak lubrikasi, harapannya semakin basa kondisi vagina). Di luar itu, ada beberapa artikel tulisan yang menyarankan penggunaan bahan kimiawi dan makanan.

Saya jelas tidak menganjurkan penggunaan bahan kimiawi untuk mempengaruhi pH vagina, karena penggunaan tersebut jelas dapat menyebabkan penyakit. Untuk masalah makanan, disebutkan makanan alkalis (basa) seperti asparagus, almond, kembang kol, brokoli, pepaya, kentang, apel, pisang, melon, dsb, bisa mengkoreksi keasaman. Sedangkan makanan asam seperti ayam, bebek, telur, jagung, ikan, sapi dsb, akan meningkatkan keasaman.

Akan tetapi, anda jelas tidak akan dapat mengubah tingkat keasaman tubuh sehingga saya pun meragukan kemampuan makanan-makanan ini.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s